bungkam

BUNGKAM

BY : AZIS LAMAYUDA

Tak ada apapun yang ku genggam dalam otak ini
kebisuan dan kehampaan selalu terpancar
walau memang pancaran itu sangatlah terasa gelap
membungkam hati dan pikiran
mengartikan sesuatu yang tek pernah orang lain artikan
kenyataan menjadi mimpi yang kadang tak pernah pasti
dan kepastian menjadi mimpi yang selalu orang yakini
Indah saat sebuah titik hitam
hadir diantara luas nya hamparan si putih
begitu pula ketika putih ada di di antara semua yang hitam
beda tetapi selalu sama dan kadang sama namun memang itu berbeda
hanya satu atau dua pahatan hidup yang di rasa berdampingan
antara kesalahan dan kebenaran yang tak jelas batasnya
antara baik dan buruk nya sebuah pernyataan yang tak bisa kita lihat
memang seperti itu ...

hidup itu penuh dengan duri
hidup itu penuh dengan misteri
tapi hidup itu yang adan untuk memberi dan diberi
seperti keseimbangan antara hidup dan mati
tak pernah bisa terhenti ...

Jika memang tubuh ini tenggelam dalam rasa itu
rasa dimana tak bisa terasakan oleh perasaan manapun
hingga sebuah tanya terungkap
dimana seharusnya nyawa ini berada
pada raga mana seharusnya nyawa ini hinggap
menyusup , menyelinap dan memudarkan semua pikiran
yaa ... semua pikiran

Takut semua itu merajai kehendak hati
berbicara tanpa henti pungkiri yang terjadi
otak itu beku dan tak pernah mencair lagi
tak pernah bisa ada lagi secercah pemikiran
dimana waktu terus meninggalkan apa yang sekarang terjadi
hawa tua dan terpuruknya raga dalam ketidakberdayaan
hanya bisa menunggu waktu itu datang
hingga tiba saat nya kita terbaring dibawah langit ini
berpelukan penyesalan dan hilangnya pemikiran

0 comments:

Post a Comment