Semakin tak terasa waktu membawa kita kedalam sebuah jurang perasaan yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya ....**ngalamun oge teu pernah :D. Namun yaaa itu, tak pernah bisa berhenti otak ini terus berfikir dan memikirkan kamu , iya kamu ... kamu yang telah berhasil membuatku tertunduk penuh lesu dalam kedalaman asmara dan hanya bisa menerima pasrah semua perasaan ini yang hingga kini mengikat erat hatiku hanya untukmu, tak secelahpun lobang untuk dapat masuk satu hatipun dari yang lainnya.
yaaa... perasaan yang memang tiada henti hingga terus bergejolak dan semakin terasa terus menggunung di hati dan jiwaku.

Kamu ...

Sosok yang memang tak pernah sedikitpun tersirat atau bahkan lewat di mimpiku *boro2 mampir* , namun memang aku , kamu atau kita ga akan pernah bisa memungkiri semuanya, dan ga akan pernah bisa lari dari rencanaNya, rencana yang tak pernah bisa kita tebak sekalipun, bahkan bisa jadi diluar jangkauan pemikiran kita. yaaa itulah yang orang sebut dengan keputusan TUhan... hanya yang maha tau yang tau semua yang akan terjadi di depan kita.


Kamu ...

Seseorang yang datang dengan tiba-tiba *suddenly* dan mulai menanamkan sebutir racun kelembutan yang membuatku tak bisa merasakan diri aku sendiri tapi hanya terdiam dalam kebekuan yang terus saja men-dokrin pikiran ini untuk terus memikirkan sosok tubuh yang menatapku walau hanya sekejap di kala itu. dimana aku pertama merasakan apa yang membuatku memberikan rasa sayang yang sampai saat ini terus menggeluti kehidupan ku denganmu.
Langit yang kini menaungi hari-hariku pun sampai kini hanya bisa bergantian menatapku. Kadang ia memberikan senyuman manis lewat kecerahannya, namun kadang menatapku dengan penuh kegelapan hingga terlihat sampai terurai air matanya jatuh membasahi tempat ku berpijak.

Terus saja ... terus saja wajah itu mengelilingi otak ini dengan penuh rona keindahan dan selalu saja bisa membuatku terbawa dalam sebuah ruangan kecil nan indah penuh dengan kenyamanan ( iyaaa... ini yang aku butuhkan "NYAMAN" ).
Dikala rasa sepi menyelimuti kesendirianku disetiap malam, kau lah yang membukakan selimut kesepian itu dengan kehangatanmu dan membawaku ke sebuah gubuk kegembiraan, penuh dengan canda, tawa, dan kita lalui semua itu tanpa sepeser pun beban dalam hati dan kepala kita.

Memang semua berlalu dan berjalan tanpa kita sadari , tak terasa, dan tak bisa kita hentikan semua itu seiring dengan makin sayang nya aku sama "kamu". rasa sayang itu memang semakin bertambah dan terus meningkat... terus meningkat hingga keyakinan pun semakin yakin aku rasakan. seolah memang benar kedepannya kita sudah di gariskan untuk bisa bersama, di takdirkan untuk bisa saling melengkapi satu sama lain. Aaamin ....

Kamu ...

wajah yang mulai menerangi kegelapan hatiku dan memberikan secercah sinar kebahagiaan hingga akupun kadang seperti merasa seperti orang gila dengan tawaan yang kubuat sendiri sambil membayangkan sosok yang slama ini tinggal dalam hatiku. hahahahaha ... tawaan itu semakin hari semakin terus saja tercurahkan dari mulutku. Bener juga yaaa kata beberapa pujangga, kalau cinta itu memang gila, cinta membuat kita gila dan semakin gila saat kita sudah benar-benar merasakan apa itu sebenarnya cinta. Tapi yang aku rasakan buat kamu itu lebih dari sekedar yang namanya cinta ... atau bahkan hanya cinta buta yang membuat hampir seluruh isi pnghuni bumi ini terbuai dengan wangi nya cinta. Aku memang cinta kamu,
tapi lebih dari itu, lebih dari kata cinta dan memang lebih dari sekedar sayang. ** Sayang bangeettttttt ....

hhhmmmm ...

kamuuuuu.. kamuuuu ...,

Bagiku pertemuan ini memang bukan disaat yang tepat tapi menurutku ini saat yang tepat. pernah juga ada yang bilang padaku "KADANG KITA BERTEMU ORANG YANG TEPAT DISAAT YANG SALAH, NAMUN BERTEMU ORANG YANG SALAH DISAAT YANG TEPAT". masih terus saja kalimat itu ada dipikiranku. dan mungkin makna dibalik kalimat itu lebih dalam dari dalamnya sumur yang ada dibelakang rumah tetangga dari tetanggaku. hehehe ...

Heeeyyyy ... siapa yang sangka semua bisa seperti ini. siapa yang tau kita bakal seperti ini, dan siapa yang bisa menebak bahwa kita bisa sampai sekarang ini. yaaaaa semoga saja semua berjalan dengan kemulusan walau disetiap jalan selalu saja ada hambatan. AAAmiin ...

kamuu ... kamuu ...

** to be continued ...

0 comments:

Post a Comment