The Boy in the Striped Pajamas/Pyjamas, Sebuah film dari Britania yang disutradarai oleh Mark Herman dan diambil berdasarkan novel yang berjudul sama, ditulis oleh penulis asal Irlandia, John Boyne. Film yang mengisahkan tentang kekejaman di jaman Hitler ini berkisah tentang keluarga seorang jendral yang berjaya pada waktu itu. Film ini sangat menyentuh namun sayang berakhir dengan tragedi yang sangat menyedihkan bagi sang jendral dan keluarga. Itulah KARMA yang terjadi di film tersebut.



Dikisahkan pada jaman Hitler yang masih berlaku peraturan NAZI, ada sebuah keluarga yang bisa dibilang berada karena sang ayah dari keluarga ini adalah seorang Jendral yang baru naik pangkat. Keluarga tersebut yakni ayah, ibu dan 2 orang anak yaitu Gretel (wanita) dan Bruno (laki-laki).
Namun karena suatu tugas sang ayah, akhirnya keluarga ini pindah sebuah tempat, dimana ditempat tersebutlah tragedi dalam film ini dimulai. Bruno, anak kecil yang baru berusia 8 tahun ini awalnya tidak mau pindah karena harus berpisah dengan teman-teman bermainnya hingga setelah beberapa hari tinggal dirumah barunya pun dia merasa kesepian. Hal pertama yang dia rasakan ditempat barunya itu adalah adanya seorang pembantu (petani) yang selalu berpakaian piyama.

Singkat cerita haripun berlalu dan dia mempunyai teman sebaya baru. Namun sayang, temannya ini adalah seorang budak dari bangsa YAHUDI.

Catatan :

Pada jaman tersebut orang YAHUDI dijadikan budak atau pekerja, karena alasan penyebab kekalahan mereka dalam perang.


Hari terus berganti dan bruno dengan sembunyi-sembunyi berteman dan selalu memberi makanan teman barunya tersebut. Dalam film ini, para budak YahuDi dijadikan pekerja namun setelah itu mereka dibakar hidup-hidup dalam sebuah ruangan, hingga asap tebal nan Bau busuk pun selalu menghiasi langit.

Bruno yang penasaran dengan asap tersebut bertanya pada sang ayah, namun hanya mendapat jawaban bahwa itu hanya pembakaran sampah biasa. Namun dibeberapa hari berikutnya pertengkaran antara kedua orang tua bruno terjadi karena sang ibu mencium bau busuk tadi dan dia sangat ingin tahu darimana bau busuk itu timbul. Sang ayah sekaligus jendral tidak mau memberitahukan rahasianya kepada siapapun termasuk istrinya sendiri.

Seketika akhirnnya sang ayah menyuruh mereka pindah lagi. Namun sebelum jam keberangkatan mereka tiba, Bruno dengan sembunyi-sembunyi pergi ke temanny yakni anak dari ras YAHUDI yang sudah berjanji akan memberikan baju piyama kepada bruno agar bisa masuk kedalam sebuah lahan pekerja.

Bersamaan dengan masuknya Bruno anak sang jendral ke tempat para budak, Hari itu juga adalah waktu pembakaran para budak. dan anda tahu apa yang terjadi...?

Silahkan tonton aja film The Boy in the Striped Pajamas/Pyjamas.

Disinilah terjadi kesedihan sang ibu, kakak, sekaligus ayah yang seorang jendral meratapi anak lelakinya. dan Disini pula lah HUKUM KARMA terjadi.

Jangan menilai film ini dari segi agama, namun nilailah dari segi kemanusiaan. Manusia dimata Allah sama derajatnya, yang membedakan hanyalah ketakwaannya kepada Allah SWT.

Semoga bermanfaat dan menjadi pelajaran dalam hidup kita.

0 comments:

Post a Comment